Gratis atau (tidak) Berbayar

Dari anak SMP sampai dengan profesional muda pasti menggunakan aplikasi perkantoran seperti pengolah dokumen ataupun yang lain dan yang paling dikenal adalah perangkat lunak dari Microsoft maupun dari Adobe. Karena selain mudah digunakan dan efisien, karena pada saat kita mulai belajar komputer dulu sekali, platform yang digunakan sebagai pembelajaran hampir pasti adalah produk dari Microsoft, betul ?.

Dengan semakin kita mengenal dan menggunakan komputer, semakin kita tahu bahwa perangkat lunak Sistem Operasi dan aplikasi perkantoran bisa didapat dengan mudah cukup dengan modal CD kosong, sudah dapat sistem operasi windows yang sekarang harganya Microsoft Windows 7 Ultimate sekitar 2 jutaan, sedangkan CD kosong hanya 5 ribu rupiah, murah bukan? Hehehe. Tapi kita perlu sadar bahwa Sistem Operasi Microsoft Windows itu bukan gratis alias berbayar saudara-saudara.

Hampir semua orang yang akan memulai migrasi dari Sistem Operasi mengalami kekhawatiran akan sulit untuk belajar hal baru terutama memulai lagi dengan hal dasar yang pada aplikasi yang sudah kita kenal dan pakai sekarang (bajakan) sudah nyaman dan mudah. Tapi dengan didasari niatan yang luhur dan hati nurani yang bersih mari kita gunakan perangkat lunak bebas tanpa berbayar. Berikut adalah beberapa diantaranya.

  1. LibreOffice pengganti Microsoft Office

  1. GIMP Image Editor pengganti Adobe Photoshop

  1. Kompozer pengganti Adobe Dreamweaver
  2. Inkscape Vector Graphics Editor pengganti CorelDraw dan Adobe Illustrator

  1. Evolus Pencil pengganti Microsoft Visio dan Axure

  1. Thunderbird Mail pengganti Microsoft Outlook

Nah tunggu apa lagi, ayo segera beralih ke Software Opensource, dan tinggalkan software bajakan.